Kedokteran Jiwa · Kedokteran Keluarga · Kedokteran Motivasi · Persona · Syiar Islam · Uncategorized

ISLAM Vs VALENTINE DAY

WARNING: POSTINGAN INI HANYA UNTUK SAUDARA-SAUDARI YANG SE-IMAN DAN PEMBACA YANG INGIN MENCARI KEBENARAN..JADI MENDING JANGAN BACA KALAU NGGAK INGIN TAHU YANG BENAR…MONGGO…

Setiap 14 Februari hampir seantero negeri, ada tradisi tukar menukar guling eh salah ding…, gula-gula, bunga, dan hadiah atas nama hari Valentine. Memang sih, masih banyak lagi hal lain yang dilakukan pas hari itu, apalagi buat yang punya gebetan, atau lagi bikin rencana counter attack untuk nge-gol-in ungkapan rasa hati, yang selama ini telah terpendam jauh di lubuk sanubari. Glodak…!#$%^&

Suatu peringatan pasti ada sejarah ‘n latar belakangnya, begitu pula ama yang namanya valentine day itu, sejarahnya pasti ada… Tahukah kita siapa Mas Valentine ini? Ada ga sih hubungannya ama pembalap Valentino Rosi? Atau jangan-jangan dia saudaraan ama Tukul Arwana.Trus,…apa hubungannya diceritain ama kita-kita!

Ya,..Kita tau koq kalo itu nggak bakal keluar di ujian Anatomi *apalagi Histologi*, cuman yang kayak ginian ini perlu dilurusin supaya kita semua tau kenapa perayaan ini disebut budaya sampah.

ASAL USUL VALENTINE DAY.

Dalam tradisi Roma Kuno, pertengahan bulan Februari memang sudah dikenal sebagai periode cinta dan kesuburan. Dalam kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari disebut sebagai bulan Gamelion, yaitu momen pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Dewanya orang Romawi dan Yunani kuno.

Di Roma kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia, ini kembali pada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan. Digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Di zaman Roma Kuno, para pemuka agama pagan, tiap tanggal 15 Februari akan ngelakuin ritual penyembahan kepada Dewa Lupercus dengan korban berupa kambing kepada sang dewa.

Setelah itu, mereka minum anggur dan lalu berlari-lari di jalan-jalan dalam kota Roma sambil membawa potongan-potongan kulit domba. Ga lupa, mereka bakal menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Khususnya para gadis dan perempuan muda. Mereka bakal berebut untuk disentuh kulit kambing itu, karena mereka percaya kalo sentuhan kulit kambing akan bisa mendatangkan kesuburan bagi mereka.

Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno. Selang waktunya antara tanggal 13-18 Februari. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan buat dewi cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata. Di hari itu, para pemuda ngumpul dan ngundi nama-nama gadis di dalam sebuah kotak. Lalu, setiap pemuda ngambil nama dalam kotak secara acak. Gadis yang namanya keluar kudu jadi kekasihnya selama setahun penuh. Buat apa seh? Apalagi kalo bukan untuk bersenang-senang, seks bebas dan jadi obyek hiburan sang pemuda yang memilihnya.

Keesokan harinya, 15 Februari, mereka ke kuil untuk minta perlindungan Dewa Lupercalia. Di kuil, para lelaki muda melecut pasangannya tadi dengan kulit binatang. Anehnya, para perempuan itu malah rebutan untuk bisa dapat lecutan. Karena, mereka nganggap, kian banyak mendapat lecutan maka mereka akan bertambah cantik dan subur (eramuslim.com). *Wah yang ini mah, subur kagak, bonyok iye..*

Sobat, peringatan Lupercalia yang udah kita bahas di atas, ternyata sangat berkembang pesat di Eropa. Hal ini seakan jadi batu sandungan penyebaran agama Nasrani, yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropa. So, untuk narik jemaat masuk ke Gereja, maka perayaan pagan tadi diadopsi, dengan memberi kemasan kekristenan. Paus Gelasius I pada tahun 469 mengubah upacara Roma Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine’s Day. Sebenarnya, Val Day ini adalah upaya Paus Gelasius untuk nyebarkan agama kristen lewat media budaya setempat. Dia mencoba menggantikan posisi dewa-dewa pagan yang ada, lalu ngambil St. Valentine sebagai sosok suci sebagai lambang cinta. Ini adalah bentuk sinkretisme agama. Alias nyampur aduk budaya pagan dan tradisi kristen. Akhirnya Hari Valentine diresmikan oleh Paus Gelasius pada 14 Februari tahun 498.

Anehnya, Paus Gelasius, pada tahun 496, ngomong kalo, sebenarnya ga ada yang diketahui secara pasti tentang martir yang dikenal orang-orang bernama Valentine. Meski demikian, Gelasius tetap ngotot, kalo tanggal 14 Februari tiap tahun sebagai hari raya peringatan Santo Valentinus. *Idih, ga kenal kok maksa….*

Ada 3 Versi Tentang St.Valentine ini

VERSI I

Pada masa kaisar Romawi, Claudius II lagi berkuasa, ada undang-undang yang aneh banget. Apaan tuh? Itu-itu larangan nikah buat para pemuda. Kenapa? Alasannya para pemuda sangat diperlukan untuk jadi tentara demi membela negara. Kaciyan dech…. Tapi ada seseorang yang kisahnya bandel banget, yap..seorang pastur yang namanya Valentine, yang kemudian dipenjarakan karena telah menikahkan sepasang pengantin.

Ternyata penguasa itu belum cukup puas, yang akhinya menghukum mati pastur tersebut pada tanggal 14 Februari 249 M. Cerita yang mengharukan ini telah bikin hati Paus Gelasius lunglai, dan pada tahun 469 M, dia menjadikan tanggal 14 Februari sebagai hari kasih sayang atau Valentine’s Day demi menghormati pengorbanan Pastur Valentine yang rela mati hanya untuk cinta. *Huuuh….cengeng.*

VERSI II

St. Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino. Dia mati pada 14 Februari 269 karena eksekusi dari Raja Romawi, Claudius II (265-270). Valentino menentang ketetapan raja untuk wajib militer dan malah menikahkan pasangan muda-mudi. Padahal, aturan yang ditetapkan adalah, boleh menikah jika sudah mengikuti wajib militer. *Pengen kawinnya kepepet kali om…*

VERSI III

Dalam sejarah Velentine para ahli sejarah tidak setuju dengan adanya upaya untuk mengaitkan hal itu dengan kematian St. Valentine yang dipenggal kepalanya di Palatine, tapi sejarah lain mengatakan acara valentine dikaitkan dengan St. Valentine yang lain, yang dikejar-kejar karena memasukkan suatu keluarga Romawi ke dalam Kristen, kemudian dia dipancung di Roma sekitar tahun 273 Masehi. Walhasil tidak sedikit versi cerita valentine day itu, tapi hasil akhirnya sama bahwa sejarah valentine day hanya rekaan dan bisa jadi bohong (terbelalak khan!).

Valentine seorang pastor di Roma yang berani menentang Raja Claudius II. Dia ngomong kalo yesus adalah tuhan, dan ga mau nyembah dewa-dewa Romawi. Ia tewas karena dibunuh utusan raja. Oleh gereja, Valentine dianggap sebagai orang suci. Dia tewas pada pertengahan abad ke-3 Masehi dan lalu dikubur di Via Flaminia. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama sebuah gereja kecil di Roma. Ada sebuah gerbang di Roma yang disebut Gerbang Flaminian atau yang sekarang disebut Porta del Polopo. Dulu, konon disebut sebagai Gerbang St. Valentine.

VERSI IV

Seorang yang meninggal dan dianggap sebagai martir, terjadi di Afrika di sebuah provinsi Romawi. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine. Kisah, yang terakhir ini tambah ga jelas asalnya.

—–***—–

Wahai segenap manusia, menyerulah kepada yang ma’ruf dan cegahlah dari yang mungkar sebelum kamu berdo’a kepada Allah dan tidak dikabulkan serta sebelum kamu memohon ampunan dan tidak diampuni. Amar ma’ruf tidak mendekatkan ajal. Sesungguhnya para robi Yahudi dan rahib Nasrani ketika mereka meninggalkan amar ma’ruf dan nahi mungkar, dilaknat oleh Allah melalui ucapan nabi-nabi mereka. Mereka juga ditimpa bencana dan malapetaka.

(HR. Ath-Thabrani)

Nah, sobat, dari sini kita bisa ambil sedikit simpulan, kalo Valentine’s Day itu sebenarnya muncul dari sinkretisme alias pencampuradukan agama. Yaitu agama Kristen dan agama pagan, budaya romawi kuno. En…yang perlu kamu garis bawahi, ga ada sama sekali hubungannya ama Islam. Titik.

Islam tentang Valentine Day.

Okey, itulah cerita betapa semrawutnya asal muasal Valentine day, kalau kamu udah tahu betapa tidak jelas asalnya, lalu mengapa musti sibuk-sibuk memperingati segala. Memperingati valentine day dengan cara apapun dan dengan siapapun tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran Islam dan kalau kita yang ngaku muslim bila ikut memperingatinya tidak bedanya kita dengan orang be-o-de-o penyembah berhala Juno dan Pan.

Lalu bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap valentine day? (Makanya ngaji, biar tahu hukumnya valentine day). Sebenarnya seorang muslim segala perbuatannya telah mempunyai hukum dan wajib baginya untuk mengetahui hukum dari perbuatan dia sebelum perbuatan itu dilakukannya. Begitu pula untuk berkasih sayang versi valentine day harus lebih dahulu diketahui hukumnya, lalu diputuskan untuk dilaksanakan atau tidak.

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Q.S Al-Israa’ 17:36)

Di kalangan para ulama fiqih telah ada suatu kaidah ushul fiqih yang menyatakan

“Asal suatu perbuatan adalah terikat dengan hukum syariat Islam”

Dimana kaidah itu diambil dari ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits-hadits yang telah mengatur perbuatan manusia secara paripurna, tidak meleset sedikitpun dari incaran syariat Islam meski perbuatan manusia dilakukan di jaman yang akan datang yang tidak ada pada jaman Rasulullah

* Untuk yang sudah ber’gelar’ Ayah & Ibu tolong menasehati anak-anaknya, Rasulullah SAW bersabda:

Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah api dan berhala). (HR. Bukhari)

* Kepada saudara-saudari yang seiman, Rasulullah SAW telah mengingatkan jauh-jauh hari:

Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, “Siapa ‘mereka’ yang baginda maksudkan itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani.” (HR. Bukhari)

So, Jangan ikut-ikutan ngerayain Valentine Day Ya….Apa nggak takut dosa?

Cinta & Kasih Sayang Dalam Islam

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,…(Q.S Ali Imran 3:14)

Cinta adalah perwujudan dari naluri. tepatnya naluri untuk mempertahankan keturunan (gharizah an-nau’). Naluri mencintai akan mendorong manusia untuk memenuhi keinginan cintanya itu.

Seorang Ibu akan merasakan kehadiran anak sebagai karunia untuk menabur kasih sayang. Ia akan mau mengandung anak2-nya, pas dah lahir, dia menyusui mereka. Para Ayah akan bekerja penuh cinta dengan nikmatnya menafkahi keluarga.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.(Q.S Ar-Ruum 30:21)

Oleh karena itu, meskipun untuk jatuh cinta orang nggak perlu belajar, tapi kita mesti belajar cara mencintai orang dengan sehat. Itulah sebabnya cinta dalam Islam membutuhkan aturan. Even love needs rules…..(bersambung)

Source:

1. www.islamuda.com

2. Jangan Nodai Cinta, GIP.

18 thoughts on “ISLAM Vs VALENTINE DAY

  1. memang sih .. akhir2 ini di indonesia ngerayain valentine dah jadi hal yg wajar … padahal itu ga perlu dan buang2 duit … malah di beberapa tempat atau acara tv juga ngerayain valentine yang menurutku rada berlebihan … klo dah gini kayaknya kita dicuci otak dan menganggap bahwa ‘love is everything’.. padahal banyak hal yang lebih penting dari sekedar cinta….
    tapi di lain sisi hari valentine juga jadi ‘panen besar’ buat para petani bunga .. soalnya ya pas valentine ini omset mrk bs naik lumayan drastis, katanya valentine kan identik ma bunga n coklat…. jadi mungkin buat mrk valentine jadi semacam berkah tersendiri sih …
    tepi tetep.. ngerayain valentine tu ga perlu….

    ‘even love needs rules’ .. that’s good .. i agree…
    expecting your next post . 🙂

  2. Tanpa cinta Tuhan tiada kehidupan.Cinta jangan diartikan hanya hubungan muda mudi saja.Kita punya cinta primer dan sekunder,namun cinta sekunder tidaklah boleh melebihi cinta primer kita yakni pada sang pencipta……….Barang siapa mengikuti suatu kaum maka dia termasuk golongan kaum tersebut,jadi generasi muda jangan ikut-ikutan donk.Sebagai pemuda kita punya identitas dan tunjukanlah itu.

  3. bagus banget artikelnya… emang sekarang anak2 muda sering tertipu dengan valentine day.. padahal itu udah jelas-jelas kalo itu bukan dari islam… semua juga udah tau…
    dan banyak artikel dan blogger yang memuat mengenai valentine day… emang, sih sesuatu yang dilarang oleh Allah itu sangat enak dilakukan, padahal udah jelas-jelas dilarang…

  4. artikel yang bagus…
    memang sekarang ini jaman dah terbalik
    yang benar dianggap salah…
    yang salah dianggap benar…

    ayo kita kaum muda…jangan sampai tertipu dengan yang namanya cinta…

    cinta yang haqiqi hanyalah milik Alloh….setuju ga?

  5. @semuanya..
    ya..mengutip Q.S AL BAQARAH 2:216, kadang qta menyukai apa yg ALLAH SWT benci..padahal ALLAH swt tau apa yg trbaik bagi qta

  6. sering kali saat ntn acara pas hr valentine aku jd pgn ktawa. gr2 ada hr itu org yg biasanya gak romantis blass jd ndadak sok plg romantis sedunia, po gak lucu rek? wakakaka.
    bnr kt org, siapa menguasai media, apapun bs dilakukan (kecuali menunda maut kalee). orang bnr bs qt persalahkn, yg putih bs jd abu2, yg item bs mlh mengkilap “cling” seperti gigi boneng klo kita menguasai media massa. celakanya lg kita cm spt “sapi keluhan” (sapi yg diikat tali lewat hidungnya) saat dicekoki dgn hal2 yg g jls asalny. manut gruduk, klo ditanya dasar/sejarahny cm blg “KATANYA”…
    teman, islam mengajari kita menggunakan otak, bersikap kritis, dan cerdas. bukan mbebek (ikut2an)

  7. bagi saya kasih sayang sesama insan allah adalah kebutuhan dasar tiap manusia yang bernurani karena allah…….karena itu kasih sayang tak mengenal batas waktu dan ruang….dia seharusnya abadi……jadi tak ada sebutan hari kasih sayang secara khusus…….

  8. halo lagi, kangmas. ^^

    Gimana ya.. gak bisa komen banyak seh, karena selain gak ikutan ngerayain, sebagian besar pendapat udah disampaikan sama temen2 di atas ^^
    Emang sih, valentine jaman sekarang itu udah cenderung ke arah yg lebih komersial. Yah, itung2 aja nambah2 rejeki orang2 yg jualan bunga😀 Di Jepang sendiri, pas Valentine itu dianggap sebagai waktunya cewek utk nyatain perasaannya, trus pas bulan Maretnya itu ada yg namanya “White Day”, dimana giliran cowok yg “menjawab” si cewek. Denger punya denger, “White Day” ini juga bikinannya sebuah perusahaan coklat gtu. Semoga infonya gak salah.

    Menurutku, asal kitanya jangan begitu terpaku aja ama event ini, karena buatku sih yg namanya “cinta” dan “sayang” itu bisa disampaikan kapan saja n di mana saja. Okeh?

  9. saya ga pernah ngerayain valentine,,
    karena kasih sayang ntu bisa diungkapkan kapan saja ga perlu hari2 khusus,,
    setelah baca postingan Anda,,saya jadi lebih tau asal mula valentine yang ternyata jauh banged dari keyakinan saya,,
    semoga semakin menambah iman saya,,

    tapi klo dapet coklat tetep saya makan,,mubazir soalnya klo ga dimakan,,hehehe,,

    arigato,,
    maturnuwun,,

  10. valentine yah,…

    kalau nggak salah fatwa MUI bilang haram merayakan valentine. karena itu bagian dari peribadahan orang kristen.

    tapi di cek dulu, …

    Seandainya cinta ini hanya milik alloh semata,….
    maka kita tidak akan pernah bisa mencintai sesama,….
    karena kesibukan kita tuk selalu mencintaiNya,…
    seperti malaikat yang selalu beribadah dan memuji Nya…

    tapi hati manusia bisa diatas, bisa di bawah,….
    ia bisa lebih mulia dari malaikat,…
    namun bisa juga lebih hina dari binatang,….

    Ya alloh, ampuni kekerdilan hamba Mu untuk menyembah Mu,…
    Untuk selalu berDzikit kepada_Mu,…
    untuk menjalan syariat-syariat Mu…
    untuk meninggalkan semua larangan Mu,…

    Hamba hanya berprasangka baik padaMu…
    Bahwa Rahman Mu mengalahkan Murka Mu.
    Amin..

  11. valentine?itu kan budaya umat kristiani……………..mendingan g usah deh…….saling menyayangi kan bisa dilakukan setiap waktu!yach tapi kalau ada yang ngasih sich bwt apa ditolak!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!Hee…………..He…………..

  12. artike lini sunguh berarti buat smw insan seumuran saya…
    sungguh besar cinta Allah kepada kita kenapa kita meski menunggu cinta dari org yang belum tentu membuat qt bahagia kelak…..

  13. Artikel yang luar biasa bagus. Bukannya aku sirik sama orang lain neh dan ini bukan suatu justifikasi saja tapi ini benar-benar nyata. Aku setuju ngapain juga kita orang islam ngrayain valentine days yang nggak jelas itu. Kalau kita mau lihat lagi bukankah kita sehari-hari slalu baca BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM, yang terjemahannya DENGAN NAMA ALLAH YG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG, jadi hampir dalam perbuatan kita selalu didahului kasih sayang. ngapain harus tanggal 14 Februari, ya nggak.. ya nggak.. Islam jauh lebih komplit kan ? Lagian valentine yang dimunculkan lebih banyak orang-orang yg sedang pacaran doang ya kan.. saya juga punya pacar tapi kalau mau makan coklat kan nggak harus tanggal 14 Februari, apa bedanya coklat yang dimakan mereknya juga sama dan yang penting tetap rasa coklat kan.. he.. he……………………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    Kita orang Islam belajar apapun boleh yang penting keyakinan tetap Islam dan jangan dicampur-dampur ya dalam menjalankannya…

  14. kalo’ setahu aku sih,,, sebenarnya valentine itu bukan harinya orang kristen. tapi itu tradisi amerika yang masuk lewat gereja-gereja di seluruh dunia. karna gereja butuh banget hiburan seru biar jemaatnya nggak kabur.
    nah, karna emang amerika itu negara bejat dan merupakan negara kristen yang sangat membenci islam, islam melarang keras utntuk merayakan hari itu.
    dan hari valentine itu salah satu cara orang-orang amerika untuk merusak adat-istiadat dari semua negara termasuk umat islam sebagai sasaran utama.

    aku ngrayain valentine cuma sekali pas SMP doank. soalnya aku juga belum ngeh pas itu soal islam. ya,, masih islam bawa’an lahir gitu lah…. tapi alhamdulillah sekarang dah tahu.

    pas hari valentine, aku nggak pernah ngluarin uang buat bagi-bagi coklat. tapi aku yang slalu kebagian. hehehehe………………..

  15. Valentine……………………., makna dibalik kasih sayang yang termuat dalam kata valentine sungguh-sungguh berbeda dengan kasih sayang yang ada dalam islam. Bagaimana anggapan orang tentang valentine atau bagaimanapun cara orang merayakannya tetap saja bertentangan dengan islam. Bagi para pemuda, jangan melampiaskan rasa sayang dalam valentine, yang ada hanyalah kemelut jiwa yang tidak bakalan usai. Khusus kepada kaum hawa, wanita akan sangat dirugikan jika lampiasan valentin berbentuk seks, karena survei membuktikan penjualan kondom terbanyak adalah di hari valentine, jelas sekali kalau hari inji bukan hari kasih sanyang, tetapi hari maksiat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s