Kedokteran Motivasi

Manajemen Klinik..gampang gampang Syusyah

Kebanyakan anak eFKa kalo masuk ke organisasi extra kampus pasti ngincernya Skill Medis..tapi gak mau kerja ngurus tuh organisasi..dasar penyakit (oknum) anak eFKA!!! “KALAU NGGAK MENGUNTUNGKAN NGAPAIN IKUT??”

Kenangan Klinik Bersama

kenangan klinik 2006-2007

Jadi inget pengalaman SiberMedik jadi Manager Operasional di sebuah NGO (Non Government Organization) Cab.Solo 2 tahun lalu bener-bener pengalaman tak terlupakan..bayangin aja, disaat teman-teman lain punya tujuan ikut organisasi kesehatan ekstra kampus justru sibermedik malah diberi amanah untuk mendirikan+manajemen sebuah klinik sosial kerjasama NGO yg SiberMedik ikutin dengan sebuah Bank….bingung mau seneng apa sedih…tapi banyak pengalaman yang dapat sibermedik ambil selama mengurus (coz skrg dah diurus penerus SiberMedik..maklum dah mantan).

  1. AMANAH..Yups setiap keputusan yang diambil harus sesuai dengan “akad” yang pernah diucapkan, kalo gak sesuai berarti khianat dong???apalagi korupsi??sorry ya..nggak usum (Surabaya: Nggak Jaman)
  2. PROFESIONAL..Selain dalam pelaporan, profesionalitas dalam menghadapi karyawan harus dijaga..lha emang dilema kalau karyawan klinik(dokter+perawat) kita lebih senior dibanding manajemen (masih mahasiswa FK)..bahkan SiberMedik pernah menerima lamaran plus pernah juga memecat dokter..nggak percaya? Harus profesional dong!!! Status cuma di Kampus!! Lha koq Nyimut??
  3. ELEGAN….Dalam posisi Decision Maker, manajer nggak boleh gegabah..semua harus ditangani secara elegan..mulai perijinan, pelaporan, promosi, komunikasi, hingga pembayaran gaji karyawan..nggak boleh telat bayar gaji Rek!!
  4. TEAM WORK..Manage klinik tuh gak bisa One Man Show!! Harus bisa kerjasama, nggak mungkin lah semua bisa di handle sendiri..untuk semboyan: I Can Do It By My Self..nggak semuanya bisa dibegituin..sombong banget kalo gitu.

Kebetulan tadi siang SiberMedik diundang Rapat klinik..walau sekarang status “mantan” tapi ada rasa tanggung jawab untuk mengetahui perkembangan klinik, setelah meninggalkan jabatan sebagai Manager Operational 1 tahun yang lalu.

19 thoughts on “Manajemen Klinik..gampang gampang Syusyah

  1. wah wah jadi inget pengalaman dulu waktu coas ngebikin klinik bareng senior man gagal, gara-gara itu kuliah lagi dah ngambil MARS sekarang malah ketiban amanah disuruh bikin RSIA ama Klinik Spesialis nasib nasib
    ada satu moto team kami : J E M P O L
    Jujur
    Empati
    Mandiri
    Profesional
    Ora Nekoneko
    Luwes
    alhammdulliah semua bisa diterapkan dan sekarang dapat kepercayaan lebih, kalo ke jakarta mampir yo mas ke tempatku

  2. @iyas
    Thx sharingnya..
    Ya ntar offline aja no hp njenengan di YM

    @ Dani Iswara
    He..he…zero expectation boz….itu mah efek samping

  3. dok;bukan main…subhanallah…. ketika kita sedang kerepotan nangani masalah SDM…anda bersama kawan-kawan berbakti buat membantu kaum papa….saluuuut…bravo….semoga Allah meridhai usaha-usaha anda…amiin

  4. @Prof Sjafri
    Wah Prof..jgn muji kayak gitu..justru saya butuh nasehat Prof agar dapat me-manage SDM yg ada di klinik..Suatu saat kucuran dana akan habis, nah itu jadi PR..gmn supaya bisa terus jalan walau dana bantuan sudah terhenti?

  5. salut …. !!!
    menurut saya, perlu dikembangkan swakelola saat masih ada bantuan dana. Jika dalam 1 tahun dikelola dengan baik, maka tahun berikutnya dah bisa mandiri🙂

  6. tetep semangat sodara …
    keberhasilan ataupun kegagalan bukanlah hal yang dapat kita tentukan, karena itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Namun kita mempunyai hak dan kewajiban untuk berusaha secara logis dan profesional.

    selamat berjuang di “medan perang” …
    tidak penting orang mengenal diri kita, tapi yang lebih penting orang merasakan keberadaan kita

    salam dari surabaya,
    yuda harja
    (ceo ravymedia)

  7. Kunci untuk sukses dalam manajemen perlu juga dilengkapi jiwa leadership. Kadangkala jika hanya mengutamakan kemampuan manejerial saja dirasakan kaku dan harus sesuai sop atau prinsip. Dengan mengkombinasikan manajerial dan leadership dapat menyeimbangkan atau menutupi kelemahan kemampuan manejerial. Sukses selalu ya Mas Sibermedik.

  8. wah hebat yah,,,,,

    jadi iri, soale skrg lagi kejar juga subsidi dari suatu instansi untuk membangun klinik bersubsidi….. mohon doanya mudah2an terwujud….

    Amien ^^

  9. @ Yudha
    Sukses ya jadi CEO RAVY MEDIA..ntar kerjasama mbuat Sistem Hospital Automatic Admin Control ya…soale Paperwork bikin yang sakit tambah sakit…yang sibuk semakin sibuk…kita butuh ahli IT yang open mind terhadap semua disiplin ilmu, terutama FK

    @Zulharman
    Dok, dalam hidup harus memilih sesuatu dengan faktor prioritas & minat, saya sendiri masih jauh panggang dari api…

    @Opan
    Siapapun bisa asal ada goodwill & Rencana matang…
    Everything will be simple after systematized

  10. Menurut saya, memulai pekerjaan manajemen sdm adalah memulai memahami manusi, sikap manusia dan prilaku manusia. Hal ini adalah kunci keberhasilan. Disamping itu diperlukan kesabaran dalam menjalni.
    OK. … itu menurut saya. selamat berjuang.

  11. Saya tertarik dengan pengalamannya dr. Sibermedik dalam mengembangkan klinik medis. Bila berkenan saya minta alamat email atau facebook utk bisa “sharing” . Kebetulan saya bekerja di PBDS/medical center milik perguruan tinggi negeri (PTN) yang ada di surabaya. Terima kasih sebelumnya……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s