Kedokteran Jiwa · Persona

Akhirnya datang juga….

Ya beginilah Kamis 22 Nov 2007..

OSCE Psikiatri…dah hafal checklist:

Kesan Umum, kesadaran kulaitatif & kuantitatif, bentuk pikiran, isi pikiran (Waham), orientasi, daya ingat, konsentrasi, etc lah….

Eh…waktu masuk ngadepi simulasi pasien “edan” (cuma 3 kemungkinan Schizophrenia, Maniak, ato Depresif),,,tiba-tiba BLANK…HANG….!#$%^&*()

Lha gimana nggak? semua yang masuk nggak tahu skenario apa yg akan diterima…ada temen yang dapet Pasien waham jadi ULTRAMAN…Sibermedik malah dapet Waham kebesaran Superboy??…yang jadi grogi tuh pasiennya “menjiwai”..ya mungkin mereka dah pengalaman..(Maklum Residen Psikiatri yang jadi probandus)…

Jadi inget acara TV AKHIRNYA DATANG JUGA, lha wong waktu masuk ruang praktek kita nggak tahu apa yang akan terjadi?pasien kadang-kadang duduk diatas meja dokter…sembunyi dibawah kolong…Ya Allah ntar pasien yang bakal dihadapi emang kayak gini toh????

Ya udah..Laporan:

Pasien Sdr.W,18 th, datang karena penderita sering menunjukkan perilaku aneh. Penderita sering menganggap dirinya Superboy, bicara sendiri dan isi pembicaraan tidak berkaitan antara satu dengan yang lain.

Status mental didapatkan laki-laki sesuai umur, kesan umum rapi,rambut disisir, terawat, memakai baju kemeja dengan celana hijau diantar oleh Ibu beliau Ny.A. Perilaku hiperaktif, pembicaraan lancar dengan isi meloncat-loncat. Tilikan menyangkal kalau sakit. Daya konsentrasi sedang, daya ingat rendah. Mood dan Afek labil, kesadaran kuantitatif compos mentis, kualitatif berubah. Bentuk pikiran non realistik, isi pikiran thought of insertion, arus pikir flight of idea. Orientasi ruang dan waktu jelek.

Hiks…kayake Remidi deh…gara-gara grogi+pasiennya nggak waras dokternya nganti salah tingkah..(Maklum klo pasien non psikosis masih bisa diatur..)

4 thoughts on “Akhirnya datang juga….

  1. assalamualaikum….

    ayo ditulis lengkap dong…
    gimana anamnesa…vital sign…pemeriksaan fisik…inspeksi,palpasi,perkusi, auskultasi…pemeriksaan lab juga jangan lupa ya..juga sampai ke penatalaksananya…

    klo menurutku perlu diterapi dengan nonmedikamentosa…
    1. renungan….
    ada apa dengan pasien ini…
    korek terus akar masalahnya…
    klo dah ketemu akarnya…basmi dengan evaluasi diri…
    2. baca Al Quran
    sesungguhnya di dalam alquran ada suatu keistimewaan… yaitu sebagai asy-syifa alias penyembuh dan penawar bagi penyakit hati…
    3. berdoa aja jangan sampai ini pasien keblabasen jadi suicide..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s