Arsip untuk Januari, 2009
Tim Medis Indonesa Akan Berangkat Ke Timur Tengah Malam ini
Tim MER-C untuk Palestina Berangkat Malam Ini
Jakarta (1/1): Dua relawan MER-C untuk Palestina akan berangkat malam ini menuju Jordania. Mereka akan berangkat bersama dengan rombongan dari Pemerintah Indonesia guna membantu mengawal bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk Pemerintah Palestina. Rombongan akan menuju Jordania, Negara yang berbatasan langsung dengan West Bank Palestina dimana pusat pemerintahan Palestina berada. Sementara 3 anggota Tim MER-C lainnya akan langsung menuju Mesir pada tanggal 3 Januari 2009.
Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada rakyat Palestina khususnya warga Gaza yang sedang mengalami serangan udara besar-besaran oleh Israel, Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 2 Milyar rupiah. MER-C adalah salah satu lembaga yang diminta untuk ikut mengawal bantuan ini. Untuk itu, MER-C mengutus 2 relawannya, yaitu dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT (selaku Ketua Tim MER-C untuk Palestina) dan Mohamad Mursalim untuk bergabung dengan Tim Pemerintah Indonesia.
Semua bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia ini akan diserahkan kepada Pemerintah Palestina yang berada di Ramallah, West Bank. Namun karena sampai saat ini hanya Badan PBB yang mendapat akses masuk ke Palestina, semua bantuan ini akan dibawa masuk ke Palestina dengan menggunakan payung Badan PBB.
Setelah tugas penyerahan donasi ini selesai, maka dua relawan MER-C akan langsung bertolak ke Mesir untuk bergabung dengan 3 anggota tim lainnya guna melanjutkan misi kemanusiaan MER-C untuk Jalur Gaza, Palestina.
5 Relawan MER-C Siap ke Palestina
Jakarta (31/12): MER-C akan mengirimkan 5 relawannya ke Palestina yang semula direncanakan hanya 3 orang. Hal ini dimungkinkan karena mulai masuknya dana bantuan dari masyarakat Indonesia ke rekening dan sms donasi MER-C untuk Palestina. Formasi Tim MER-C untuk Palestina awalnya hanya terdiri dari 1 dokter spesialis bedah tulang, 1 dokter umum dan 1 relawan non medis sebagai logistik dan pendata. Seiring dengan penambahan donasi Palestina, MER-C memutuskan untuk menambah 2 relawan lagi, yaitu dokter spesialis anatesi (ahli bius) dan 1 relawan non medis. Penambahan ini, khususnya dokter spesialis anastesi dilakukan untuk lebih mendukung tindakan operasi bedah MER-C di lapangan.
Tim MER-C akan masuk ke Palestina melalui Mesir yang berbatasan langsung dengan Jalur Gaza tempat penyerangan utama Israel. Tim MER-C mengharapkan bisa masuk ke Jalur Gaza untuk membantu warga Gaza yang menjadi korban penyerangan Israel.
“Kami menyadari kesulitan khususnya akses masuk yang akan dihadapi karena perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza yang dijaga sangat ketat oleh tentara Mesir dan tentara Israel,” ungkap dr. Joserizal Jurnalis selaku Ketua Tim. Lebih lanjut dokter spesialis bedah tulang ini menjelaskan rencana timnya bahwa Tim MER-C akan standby di perbatasan sampai bisa mendapat akses masuk ke Jalur Gaza. Apabila Tim MER-C bisa masuk ke Jalur Gaza, maka Tim akan melakukan operasi kepada para korban. Namun apabila ternyata Tim MER-C tidak bisa masuk ke Jalur Gaza, maka Tim MER-C akan berperan sebagai transporter.
“Bila bantuan tidak dapat kami berikan langsung, maka bantuan tersebut hanya akan kami serahkan melalui Lembaga Palestina yang ada di Gaza,” tegas dr. Joserizal.
MER-C Akan Kirim Tim Medis ke Jalur Gaza
Jakarta (28/12): Menyusul serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 200 orang dan melukai ratusan warga Gaza lainnya, MER-C sebagai sebuah lembaga sosial kegawatdaruratan medis akan mengirimkan Tim medisnya ke wilayah tersebut guna memberi bantuan medis kepada para korban.
Tim yang akan dikirimkan oleh MER-C adalah Tim Bedah yang siap melakukan operasi bedah khususnya bedah tulang. MER-C berencana akan masuk ke Gaza melalui Negara Mesir. Dari Indonesia Tim MER-C hanya akan membawa alat operasi dan obat-obatan secukupnya. Obat-obatan selebihnya akan dibeli di Mesir dari donasi yang masuk ke rekening MER-C dengan amanah Palestina.
Tim MER-C berharap bisa masuk ke Jalur Gaza agar bisa menyampaikan bantuan dari masyarakat Indonesia secara langsung dan melakukan tindakan operasi bagi para korban perang. Apabila tidak memungkinkan, maka Tim MER-C akan menunggu di perbatasan sampai terbukanya kembali akses masuk atau menyerahkan bantuan obat-obatan dan alat operasi yang saat ini sangat dibutuhkan oleh Rumah Sakit-Rumah Sakit di Jalur Gaza atau bantuan akan kami serahkan melalui Lembaga Palestina yang ada di Gaza.
Salurkan bantuan anda untuk rakyat Palestina melalui:BCA, a.n. Medical Emergency Rescue Committee No. Rek. 686.0153678 Bank Muamalat Indonesia (BMI), a.n. MER-C No. Rek. 301.00521.15 Bank Syariah Mandiri (BSM), a.n. Medical Emergency Rescue Committee No. Rek. 009.0121.773 SMS Donasi: MERC PEDULI kirim ke 7505 (Donasi Rp 5.000,-sms + biaya operator + PPn)










