Arsip untuk Mei 10, 2008

Woro-woro: Om Bill Tindak Menyang SBY

Saya tidak akan membahas tentang Turis Bule yang sedang mlaku-mlaku nang Suroboyo, tetapi membahas tentang Om Bill Gates yang dolan ke negerinya Pak SBY. Semalam (09/05/2008 21.00 ) di TV One ada diskusi dengan Onno W.Purbo soal kunjungan Om Bill, saya jadi ingin sedikit membahas dengan analogi dari beberapa fakta yang saya peroleh secara Empiris. Ya judulnya Om Bill Tindak Menyang SBY (baca: Bill Gates pergi berkunjung ke Presiden SBY).

::KULIAH TERBUKA::

(Jumat 09/05/2008 ) Kurang lebih 2500 orang ikut dalam kuliah terbuka “SECOND DIGITAL DECADE” di Jakarta *bobotnya berapa SKS ya??he..he..*. Saya ‘ndak tahu sih, yang datang itu benar-benar pingin kuliah, patut-patutan (baca: pantes-pantesan), setor muka (gaya ‘oknum’ pejabat), atau malah ada yang cuma titip absen? (ini mahasiswa apa pejabat?)

Om Bill ama Bapak SBYJadi ingat ‘modus operandi’ MultiLevelMarketing *maklum pernah jadi korban*, biasanya perusahaan MLM tuh mereka ngadain presentasi tentang sebuah produk yang konon manjur, canggih, mutakhir, tokcer, maknyus, etc. Nah, ntar para peserta presentasi yang KorMod(Korban Mode) akan ikut-ikutan latah mencoba dan memasarkan produk tadi dengan alasan “..Lagi Ngetrend nih, Jeng?..”, biasanya yang dhit’e turah-turah (baca:kebanyakan uang). So, bukankah ini Kapitalisme gaya baru?

::SOFTWARE KITA (HAMPIR) LEGAL::

Hari sebelumnya beberapa menteri ‘lapor’ ke Om Bill bahwa (hampir) semua software & OS Microsoft di pemerintahan adalah Legal. Ada yang aneh? Sekitar 2006-2007 kalau tidak salah ada beberapa menteri yang menandatangani proyek IGOS (Indonesian Goes Open Source) dan pada tahun 2008 rencananya akan ditandatangani kurang lebih 10 menteri. Lho kok aneh? Katanya mendukung OpenSource, lha kok lapor Si Om?

Pak Onno W Purbo menjelaskan tentang ‘2 kubu’ di dunia maya, yaitu kubu COPYRIGHT dan kubu COPYLEFT. ‘Copyright’, adalah pihak yang mengkomersilkan ilmu pengetahuan, sedangkan ‘Copyleft’ adalah pihak yang menggratiskan ilmu pengetahuan secara OpenSource (asal terjadi tukar-menukar informasi). Nah, sah-sah saja kita memilihi yang mana. Yang jadi masalah adalah saat kita ‘dipaksa’ mengikuti satu pihak saja. Saya curiga kedatangan Om Bill sebagai batu penjuru ‘memaksakan’ untuk ikut kubu ini?

Go IgosPleshbeck memori waktu saya masih imut-imut di SMA (sekitar tahun 2002-an kalo nggak salah?), Pak KresnayanaYahya (Dosen Statistik ITS) saat mengisi presentasi di UK PETRA SURABAYA pernah ngomong:

“..di Indonesia ‘ndak ada yang namanya CopyRight, yang ada malah Right to Copy…”

::ATAS NAMA PENDIDIKAN: KOMPUTER MURAH $200::

desain OLPCSaya nggak akan mbahas fenomena laptop ASUS EEE atau ZYREX ANOA, tapi ‘proyek’ pengadaan komputer untuk siswa sekolah. Perbandingan beberapa tahun lalu, 1:1000 (baca: 1 PC untuk 1000 anak), sekarang meningkat target 1:100, bisa nggak ya?

Proyek OLPC (One Laptop Per Children) yang dicetuskan PBB belum bisa diterapkan disemua negara berkembang, apalagi di Indonesia yang sedang Kembang Kempis alias Dyspneu menangani kenaikan minyak mentah dunia he..he…

##PEMBAHASAN DAN SIMPULAN SEMENTARA##

1. Ada udang dibalik rempeyek (Peyek=keripik ditaburi udang).

Sambutan meriah secara kenegaraan dengan pengamanan sekelas presiden saat Om Bill Gates (Microsoft) dolan ke RI terlalu berlebihan. Apakah nanti kalau Paklek Steve Jobs (Apple), Pakde Linus Benedict Torvalds (Linux), atau mungkin yang punya Mbah Google dan Eyang Wiki mampir kesini akan disambut sedemikian rupa meriahnya?

Kalau yang datang Mas Friendster sama Mbak WordPress saya aja yang nyambut nggak papa koq?? he..he.. :P

2. Dunia kedokteran harus punya sikap.

Dunia Kedokteran merupakan lahan subur untuk pengembangan IT, apalagi secara kasat mata pendapatan seorang dokter bisa dikatakan CUKUP untuk meng-update informasi tentang dunia profesinya.

Yang jadi masalah adalah, apakah kita akan berkibat ke USA dalam hal medis keseluruhan? Kita lebih mengetahui apa yang ada di negeri ini? belum cukupkah NAMRU-2, Avian Influenza, Enterobacter sakazakii, etc sebagai feedback betapa pentingnya aplikasi teknologi informasi yang harus dikuasasi intuk pengembangan dunia medis? *Jadi Ingat Seminar Med.iT yang lalu?*

Saya masih merindukan platform OS Medical berbasis Linux..Kapan bisa diaplikasikan? semoga bisa sepaket dengan IGOS.

3. ..Ah Wis lah..ra penak ngrasani Om Bill, mengko ndak lambene kecokot terus gara-gara dirasani wong akeh?

artinya: Ah sudahlah, nggak enak ngomongin Om Bill, nanti kasihan bibirnya kegigit terus gara-gara diomongin orang banyak.

Notes: Katanya orang Jawa kalau bibir tergigit biasanya ada yang ngrasani. Ah..Tenan’e??

Fans Berat Om Bill juga Lhow...

Komentar (17) »