Arsip untuk Maret 25, 2008

SAATNYA DUNIA BERUBAH!! (Bedah Buku MENKES)

poster selamat datang

Senin (24/03/2008), DR.Dr.Siti Fadilah Supari Sp.JP(K) -MENKES RI-, datang ke FKUNS dalam rangka acara Bedah Buku Nasional “SAATNYA DUNIA BERUBAH: TANGAN TUHAN DIBALIK FLU BURUNG”. Buku yang beliau tulis ini mengisahkan tentang perjuangan beliau dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan harga diri bangsa dengan cara menolak memberikan Sampel Virus H5N1 Strain Indonesia yang menurut penelitian adalah yang paling virulen (menular) diantara strain-strain dari negara lain yang terkena wabah H5N1 .

saat bedah buku

Perjuangan diplomasi beliau melalui banyak sekali hambatan dan rintangan, beliau menceritakan saat menolak memberikan sampel beliau malah mendapatkan sms ‘ancaman’ akan digoyang dengan isu Infeksi, outbreak, & masalah gizi. Dan ternyata itu terjadi! Saat beliau pulang dari pertemuan di luar negeri seketika itu pula media mem Blow-up kasus Pak Deden “Si manusia Akar”, disusul dengan Outbreak DHF, Enterobacter sakazaki dan sampai akhir-akhir ini dengan Gizi buruk (Padahal kenyataannya 2008 sudah menurun hampir 50% dibanding 2003, jadi memang ini akal-akalan media). Blow-up pemberitaan yang tidak seimbang ini justru membuat Menkes tidak patah arang dan terus berjuang demi harga diri bangsa ini.

Sebenarnya banyak sekali yang beliau ceritakan kemarin, tapi sebaiknya baca bukunya deh, selamat membaca *Saya sudah beli dan baru sampai halaman 60 saat Posting*. Sedikit kutipan dari bagian yang saya suka dalam buku ini:

Buku MenkesUhh, dasar kapitalisme tolol membodohi bangsa yang tidak tahu, bangsa yang bodoh dan terbelakang bukan berarti menjadi sumber pendapatan bagi bangsa yang maju. Ilmu pengetahuan yang maju bukan untuk menipu bangsa yang belum maju. Ilmu pengetahuan yang maju hendaknya untuk mensejahterakan umat manusia, bukan untuk menjajah umat manusia yang tidak berdaya. Dasar pemikiran kapitalistik yang mestinya tidak berlaku lagi bila dunia ini menghadapi Global Health Security.

Ternyata kapitalisme tidak hanya meng-eksploitasi kekayaan alam negara yang sedang berkembang, tetapi juga meng-eksploitasi kekayaan tubuh manusia dari bangsa-bangsa yang tidak berdaya. Mereka ambil darah kita. Mereka ambil sel-sel tubuh kita dan mereka ambil antibodi kita. Dan yang paling berbahaya mereka telah mengambil sel-sel otak kita untuk direkayasa dengan cara berpikir mereka, sehingga kita harus menuruti saja apa perintahnya. “

Acung Dua Jempol!! Bangga punya Menkes yang benar-benar memikirkan rakyat dan negeri ini! Salut untuk Ibu Menkes, Selamat Berjuang..Kami mendukungmu Ibu..Semangatmu akan menjadi bahan bakar bagi kami calon-calon dokter negeri ini.

“DIPLOMASI TANPA KOMPROMI” 

—————–

Berita Sejenis:

- Menkes: Ilmuwan Jangan Terbelenggu Kepentingan Tertentu.

- Siti Fadilah: Saya tidak minta jadi menteri kok..

- Jadi Musuh AS & WHO.

- Menkes: Terapkan Pola Pikir Ilmiah.

- Menkes: Diplomasi Tanpa Kompromi.

Komentar (14) »